Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 resmi ditutup di Tugu Persatuan Sulawesi Tenggara, Kota Kendari, Sabtu (18/10/2025) malam. Dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, Kafilah Provinsi Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi dengan menempati peringkat keempat nasional berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor: 05/Kep.DH/STQHN-XXVIII/X/2025 tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat Provinsi STQHN XXVIII Tahun 2025 di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Berdasarkan hasil keputusan tersebut, Provinsi Kalimantan Timur dinobatkan sebagai Juara Umum STQHN XXVIII Tahun 2025, disusul oleh Provinsi DKI Jakarta di peringkat kedua, dan Provinsi Sumatera Selatan di posisi ketiga. Adapun Provinsi Jawa Timur menempati posisi keempat, disusul oleh Provinsi Riau, Jawa Barat, Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan yang berbagi peringkat ketujuh, kemudian Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat melengkapi sepuluh besar nasional.
Menurut data resmi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur, kafilah Jawa Timur meraih skor 77 dengan total empat finalis yang tampil di babak puncak. Dari hasil tersebut, Jatim berhasil mengantongi dua gelar Juara Satu, dua Juara Dua, serta tiga peringkat Harapan.
Rincian perolehan prestasi Kafilah Jawa Timur yakni :
1. Hafizh Terbaik 1: Febrian Nur Hakim, Cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Golongan 10 Juz Putra.
2. Hafizhah Terbaik 1: Fehima Najaha Asysyarifah, Cabang MHQ Golongan 20 Juz Putri.
3. Hafizh Terbaik 2: Fathir Zulfiyan Alfi, Cabang MHQ 1 Juz dan Tilawah Putra.
4. Hafizh Terbaik 2: Achmad Farhan, Cabang MHQ Golongan 30 Juz Putra.
5. Mufassir Harapan 1: Khoiruman Ardiansyah Al Ramadhani Putra Ananta, Cabang Tafsir Bahasa Arab Putra.
6. Hafizhah Harapan 1: Aida Nor Fitriya, Cabang MHQ 5 Juz Putri.
7. Hafizhah Harapan 3: Lalla Afraa, Cabang MHQ 1 Juz dan Tilawah Putri.
Prestasi tersebut menegaskan konsistensi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan pembinaan qari-qariah dan hafizh-hafizhah terbaik di Indonesia. Ketua Pelaksana Harian LPTQ Jawa Timur, KH Abdul Hamid Abdullah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian ini.
“Alhamdulillah, kafilah Jawa Timur telah menampilkan yang terbaik di setiap cabang. Kita bersyukur atas hasil ini dan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan peserta di masa mendatang. Soal hasil, kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT sebagai wujud keimanan dan tawakal,” ujarnya.
Penutupan STQH XXVIII berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, para pejabat Kementerian Agama RI, serta perwakilan LPTQ dari seluruh provinsi di Indonesia. Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa semangat STQH harus terus hidup di tengah masyarakat.
“Kita harus terus menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari STQH, terus lahir generasi Qurani—generasi yang tak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya, menjadi rahmat bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujarnya penuh semangat.
Dengan berakhirnya STQH XXVIII Tahun 2025 di Kendari, seluruh kafilah kembali ke daerah masing-masing membawa kebanggaan dan semangat baru untuk terus menumbuhkan budaya cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat. Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi Qurani yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia