Surabaya,Liputan Hukum Indonesia.–
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RT 12 Ketandan Baru IV, Kecamatan Genteng, Surabaya, Taufik Hidayat selaku Ketua RT 12 membacakan secara lengkap dan detail lembar pidato yang memuat pesan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Pesan tersebut menekankan pentingnya semangat “Wani Jogo Suroboyo” yang dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga dan sesama tetangga. Warga diajak untuk tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga saling memperhatikan kondisi satu sama lain.
Salah satu pesan yang mendapat perhatian adalah pentingnya memastikan tidak ada anak di lingkungan warga yang sampai tidak bersekolah. Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, sehingga apabila ada keluarga yang menghadapi kesulitan, warga diharapkan hadir untuk membantu mencarikan solusi.
Semangat yang dibangun adalah bahwa warga Surabaya harus dapat menjalani kehidupan yang layak. Kepedulian tidak hanya menyangkut pendidikan, tetapi juga berbagai kebutuhan kehidupan sosial masyarakat.
Melalui pesan tersebut, semangat Wani Jogo Suroboyo diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata: saling menjaga, saling membantu, saling berbagi, dan tidak membiarkan tetangga menghadapi kesulitan seorang diri.
Pesan itu pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah kampung bukan hanya terletak pada kemeriahan perayaan, tetapi pada kepedulian warganya.
Dari tetangga untuk tetangga, dari RT untuk warga—bersama menjaga Surabaya agar semakin guyub, peduli