RESPONS CEPAT DESAKAN ARSAS: PEMKOT SURABAYA GELAR KERJA BAKTI MASSAL DI PASAR MANUKAN KULON YANG MANGKRAK PULUHAN TAHUN

 

Surabaya, Liputanhukumindonesia
16 Oktober 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga dan sorotan publik terkait keberadaan Pasar Manukan Kulon yang terbengkalai selama puluhan tahun. Pada hari ini, jajaran Pemkot Surabaya bersama unsur Tiga Pilar dan warga menggelar aksi kerja bakti massal dan pembersihan besar-besaran di area pasar mangkrak tersebut.

Aksi bersih-bersih dan pembabatan semak belukar liar ini dipimpin langsung oleh Camat Tandes, *Maya Thosuly, S.H., M.PSDM, dengan mengerahkan puluhan personel gabungan lintas dinas, Satpol PP, jajaran kelurahan, hingga petugas kebersihan lingkungan.

Kerja bakti ini merupakan langkah awal konkret Pemkot Surabaya dalam rangka mematangkan rencana *revitalisasi Pasar Manukan Kulon*, sekaligus merespons langsung keresahan warga sekitar—khususnya lingkungan RW 01 Kelurahan Banjarsugihan dan Manukan Kulon—yang selama ini diteror oleh masuknya hewan melata berbahaya seperti ular berbisa akibat rimbunnya hutan belukar di area bangunan pasar yang mangkrak tersebut.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komunitas Arek Suroboyo Asli (ARSAS), *Herry Bimantara*, yang sebelumnya memimpin peninjauan lapangan dan menyuarakan aspirasi warga ke Balai Kota, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat jajaran kewilayahan di bawah komando Wali Kota Eri Cahyadi.

“Kami dari keluarga besar ARSAS menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Surabaya, khususnya Ibu Maya Thosuly selaku Camat Tandes yang turun langsung ke lapangan memimpin kerja bakti hari ini. Ini adalah bukti nyata bahwa jeritan warga dan advokasi yang kami bawa benar-benar didengar serta direspons dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji di atas meja,” tegas Herry Bimantara di lokasi.

Lebih lanjut, Herry menekankan bahwa pembersihan lahan ini diharapkan tidak berhenti pada aksi seremonial atau kebersihan lingkungan semata, melainkan menjadi tonggak awal percepatan alih fungsi dan pemulihan aset Pemkot Surabaya. ARSAS secara konsisten mendorong agar Pasar Manukan Kulon segera direvitalisasi secara menyeluruh menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat.

“Pasar Manukan Kulon ini adalah aset strategis milik Pemkot Surabaya yang dikelola oleh PT PASAR SURYA (PERSERODA). Sangat disayangkan jika dibiarkan tidur dan mati suri hingga puluhan tahun. ARSAS mendorong penuh agar Pemkot segera merealisasikan revitalisasi pasar ini menjadi pasar rakyat modern, sentra kuliner, atau pusat UMKM Arek Suroboyo. Jika pasar ini aktif kembali, perputaran ekonomi lokal akan hidup, lapangan kerja terbuka, PAD kota bertambah, dan yang terpenting warga sekitar bisa merasakan manfaat nyatanya secara langsung,” pungkas Herry.

Semangat “Wani Jogo Suroboyo”_ yang digaungkan ARSAS terbukti menjadi pemantik kolaborasi positif antara elemen masyarakat arus bawah dan aparatur pemerintah kota. ARSAS berkomitmen akan terus mengawal proses perencanaan hingga pembangunan fisik revitalisasi Pasar Manukan Kulon tuntas demi kemakmuran seluruh warga Kota Surabaya.

(Red)

Leave a Comment