Bangkalan Liputan Hukum Indonesia.–
Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pendidikan resmi menandatangani perjanjian kerja sama Program Pemberian Beasiswa dan Program Pascasarjana dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan bersama Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, dan disaksikan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim serta Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, peningkatan kompetensi SDM, khususnya tenaga pendidik, menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya inovasi, memperkuat pola pembelajaran, dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan pendidikan di daerah.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UTM adalah langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan kita,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya ditujukan bagi para guru. Ke depan, kerja sama serupa juga akan diperluas untuk profesi lain yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, seperti tenaga kesehatan, bidang teknik, serta sektor penting lainnya.
Selain itu, Pemkab Bangkalan juga memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda melalui program beasiswa sarjana bagi pelajar berprestasi.
Pemerintah berencana memperluas kerja sama pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi lain demi meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Bangkalan.
Sementara itu, Rektor UTM Prof. Safi’ menyampaikan bahwa kampus terus memperkuat kapasitas akademiknya lewat pengembangan program studi baru.
Tahun ini, UTM telah mengusulkan 26 program studi dan delapan di antaranya telah mendapat persetujuan.
“Pengembangan program studi adalah bagian dari upaya kami untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Prof. Safi’ juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong inovasi, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat kebijakan pembangunan berbasis riset agar lebih cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pengembangan keilmuan, tetapi juga penerapan hasil riset dalam kehidupan sehari-hari serta kemajuan pembangunan daerah.
#Aguslim