Blitar Srengat– Liputan Hukum Indonesia.–
Dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2025, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan Lomba Peragaan Busana Kebaya Tradisional yang berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, tenaga pendidik (guru), kader PKK, serta para aktivis perempuan dari seluruh desa se-Kecamatan Srengat.
Lomba kebaya ini menjadi ruang ekspresi bagi perempuan untuk menampilkan keanggunan, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa, khususnya busana kebaya yang merupakan identitas perempuan Indonesia. Para peserta tampil memukau dengan beragam model kebaya, mulai dari kebaya klasik hingga modern yang tetap mempertahankan unsur tradisional, dipadukan dengan kain batik dan aksesori khas daerah.
Mengusung tema:
“Perempuan Berdaya dan Berkarya”
kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan busana, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial, ekonomi, pendidikan, dan budaya di tengah masyarakat. Perempuan tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Camat Srengat dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba kebaya ini merupakan bentuk penghormatan terhadap peran ibu dan perempuan yang selama ini menjadi pilar utama ketahanan keluarga serta penjaga nilai-nilai budaya bangsa. Ia juga menegaskan bahwa kebaya harus terus dilestarikan sebagai warisan leluhur yang sarat makna filosofis tentang kesopanan, keteguhan, dan kelembutan yang berdaya.
Selain penilaian busana, dewan juri juga menilai cara berjalan, sikap, kepercayaan diri, pemahaman filosofi kebaya, serta keselarasan busana dengan tema Hari Ibu. Hal ini bertujuan agar lomba tidak sekadar menjadi ajang fashion, tetapi juga edukasi budaya bagi para peserta dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Srengat berharap kebaya tidak hanya dikenakan pada momen seremonial, namun dapat kembali menjadi busana yang membanggakan dan dikenakan dalam berbagai kegiatan formal maupun budaya, khususnya oleh generasi muda.
Selamat Hari Ibu 2025.
Semoga perempuan Indonesia senantiasa diberi ruang untuk tumbuh, berkarya, berdaya, dan menginspirasi, serta terus menjadi penjaga nilai budaya dalam setiap peran kehidupan.
Ridha H.