Surabaya, — Liputan Hukum Indonesia, – Forum Pemuda Madura Indonesia (FPMI) kembali menunjukkan komitmen sosial dan kepeduliannya kepada masyarakat dengan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Haul Akbar Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, yang berlangsung di Kedinding Lor 99, Surabaya, pada 24–25 Januari 2026.
Dalam kegiatan haul akbar yang diikuti ratusan ribu jamaah dari berbagai kota, provinsi, bahkan dari luar negeri tersebut, FPMI melaksanakan aksi sosial dengan membagikan 1.000 roti, ribuan minuman, serta 500 bungkus nasi kepada para jamaah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan, kepedulian, dan pengabdian pemuda kepada umat.
Selain pembagian konsumsi, FPMI juga membuka posko keamanan, sebagaimana yang rutin dilakukan setiap tahun dalam pelaksanaan haul akbar. Posko ini berfungsi untuk membantu menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan jamaah selama rangkaian acara berlangsung, sekaligus bersinergi dengan panitia dan pihak terkait.
Ketua Umum FPMI, Ahmad Andi Guntur, hadir langsung di lokasi bersama jajaran pengurus dan anggota. Turut hadir di antaranya Rully S. Dianto selaku Sekretaris Jenderal Umum, Hasbyullo sebagai Wakil Bendahara Umum, Ibnu Sutowo selaku Wakil Ketua DPD Jawa Timur, Mustofa selaku Ketua DPC Sidoarjo, serta Mayuki sebagai Dewan Penasehat DPP, dan anggota FPMI lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Mereka terjun langsung ke lapangan untuk membantu pendistribusian konsumsi, pengamanan jamaah, serta memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Dalam keterangannya, Ahmad Andi Guntur menyampaikan bahwa keterlibatan FPMI dalam haul akbar ini merupakan bentuk nyata kontribusi pemuda Madura dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
“FPMI hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang siap mengabdi, melayani, dan menjaga persatuan. Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami kepada para jamaah dan tradisi keagamaan yang penuh keberkahan,” ujarnya.
Partisipasi FPMI dalam Haul Akbar Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat peran pemuda dalam kegiatan keagamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.