Bangkalan, Liputan Hukum Infonesia– Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bekerja sama dengan Perangkat Desa Sendang Dajah menggelar sosialisasi bertema _“Kesehatan Masyarakat: Isi Piringku, Sejahterakan Makananmu”_ pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola makan sehat sebagai upaya mencegah wasting atau gizi kurang di wilayah pedesaan.
Kegiatan yang berlangsung di Pustu Desa Sendang Dajah tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Meskipun Kepala Desa, Muhammad Farid, S.Ag., berhalangan hadir, perangkat desa tetap memberikan dukungan penuh melalui penyediaan administrasi, perlengkapan, dan fasilitas kegiatan.
Ketua Pelaksana, Rachmad Raihan, menegaskan bahwa edukasi gizi harus disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa makanan sehat tidak selalu membutuhkan biaya besar.
_“Makanan sehat dengan gizi seimbang itu tidak harus mahal. Kita bisa memanfaatkan hasil panen sendiri dan mengolahnya sesuai arahan ahli gizi. Dengan bahan sederhana pun, masyarakat dapat menerapkan konsep Isi Piringku,”_ ujarnya.
Sosialisasi menghadirkan ahli gizi dari Puskesmas Sukolilo, Mochammad Iqbal Habibi, S.Gz., sebagai narasumber utama. Ia memaparkan komposisi makanan ideal yang meliputi karbohidrat, lauk pauk, sayur, dan buah, serta pentingnya membatasi asupan gula, garam, dan lemak. Penyampaian materi yang komunikatif membuat peserta aktif berdiskusi, terutama mengenai menu rumahan yang biasa mereka konsumsi.
Kegiatan ini juga dihadiri Bidan Desa Sendang Dajah, Fitria, S.St., serta Bidan Siska, yang turut mendukung jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan kegiatan _“Makan Bersama dengan Konsep Isi Piringku”_. Peserta, panitia, dan narasumber menyantap sajian siomay berisi kentang, telur, kol, dan bahan lain dengan porsi yang disesuaikan dengan standar gizi. Kegiatan ini menjadi contoh penerapan praktis konsep Isi Piringku yang mudah dilakukan di rumah.
Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan evaluasi internal panitia. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Sendang Dajah diharapkan semakin mampu menerapkan pola makan bergizi dengan memanfaatkan bahan yang mudah dijangkau di lingkungan sekitar. Edukasi sederhana seperti “Isi Piringku” diharapkan dapat membentuk kebiasaan makan sehat demi terciptanya masyarakat desa yang lebih sehat dan bebas dari risiko wasting atau gizi kurang Pungkasnya.
(Malik)