Oleh: Alya Aulia Faiza
Bangkalan,Liputan Hukum Indonesia.–
Rasa malas merupakan salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi oleh banyak orang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Malas tidak hanya menghambat produktivitas, tetapi juga dapat menghambat pencapaian tujuan, baik dalam bidang pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan diri. Banyak orang sebenarnya memiliki niat dan impian yang besar, namun sering kali gagal mewujudkannya karena kalah oleh rasa malas. Perasaan enggan untuk memulai, takut gagal, atau merasa tugas terasa terlalu berat sering menjadi pemicu utama munculnya rasa malas.
Rasa malas sering kali muncul bukan karena seseorang tidak memiliki kemampuan, melainkan karena adanya hambatan dari dalam diri. Salah satu penyebab utama malas adalah ketika suatu tugas terlihat terlalu berat atau terlalu besar. Ketika seseorang membayangkan pekerjaan yang membutuhkan waktu lama dan tenaga besar, otak cenderung menolak dan memilih untuk menunda. Selain itu, rasa takut gagal juga menjadi penyebab yang kuat munculnya rasa malas. Ketakutan bahwa hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan sering membuat seseorang enggan untuk memulai. Salah satu teknik sederhana namun terbukti efektif untuk mengatasi masalah ini adalah teknik mini habit.
Teknik mini habit merupakan metode membentuk kebiasaan melalui langkah-langkah kecil yang sangat mudah dilakukan. Teknik ini berangkat dari pemikiran bahwa perubahan besar tidak harus dimulai dengan langkah besar, melainkan bisa dimulai dari tindakan yang sangat kecil dan ringan. Dengan menetapkan target yang sangat sederhana, seseorang tidak akan merasa terbebani secara mental. Penerapan teknik mini habit dalam kehidupan sehari-hari sangat fleksibel dan dapat dilakukan oleh siapa saja.
Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menentukan tujuan besar yang ingin dicapai. Setelah itu, tujuan tersebut dipecah menjadi tindakan yang sangat kecil dan ringan. Jika seseorang ingin menjadi lebih rajin belajar, maka ia tidak perlu langsung belajar berjam-jam, melainkan cukup membuka buku dan membaca satu halaman setiap hari. Jika ingin mulai berolahraga, cukup dengan melakukan satu gerakan sederhana selama satu menit sudah termasuknkeberhasilan. Dengan cara ini, seseorang tidak lagi merasa terbebani oleh tuntutan besar yang sering memicu rasa malas.
Kunci utama keberhasilan teknik mini habit terletak pada konsistensi. Walaupun tindakan yang dilakukan sangat kecil, kebiasaan ini harus dilakukan setiap hari. Ketika seseorang mampu menjaga konsistensi, kebiasaan kecil tersebut perlahan akan menguat dan berkembang menjadi kebiasaan yang lebih besar. Teknik ini tidak menekan, tetapi justru memberikan kebebasan yang menenangkan secara psikologis.
Manfaat teknik mini habit dalam mengatasi rasa malas sangat terasa jika diterapkan secara konsisten. Salah satu manfaat utama adalah berkurangnya beban mental yang sering menjadi penghambat seseorang untuk bertindak. Karena target sangat kecil, seseorang tidak lagi merasa cemas atau takut gagal. Selain itu, kebiasaan kecil yang berhasil dilakukan setiap hari akan menumbuhkan rasa percaya diri. Rasa berhasil yang terus bertambah, walaupun dari hal sederhana, akan memperkuat keyakinan bahwa seseorang mampu berubah menjadi lebih baik.
Pada akhirnya, teknik mini habit mengajarkan bahwa perubahan besar tidak harus dimulai dari langkah besar. Perubahan yang paling bertahan lama sering kali dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten. Rasa malas yang selama ini menjadi penghambat utama dapat dikalahkan bukan dengan paksaan yang keras, melainkan dengan pendekatan yang lembut dan realistis. Dengan memulai dari hal kecil, seseorang tidak lagi merasa terbebani, tetapi justru terdorong untuk terus maju.
Dengan demikian, teknik mini habit merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi rasa malas yang sering menghambat pencapaian tujuan hidup. Melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, seseorang dapat membangun disiplin, meningkatkan kepercayaan diri, serta menciptakan perubahan positif dalam hidupnya. Jika diterapkan dengan sungguh-sungguh, teknik ini bukan hanya membantu mengatasi rasa malas, tetapi juga membentuk karakter yang lebih tangguh dan produktif dalam jangka panjang.
Kamis 11 Desember 2025
Buya Dr. Mohamad Djasuli
Pengasuh PPM Tebu Falah