Surabaya,Liputan Hukum Indonesia
Kepedulian terhadap korban bencana alam di Sumatera Barat diwujudkan melalui kegiatan Panggung Seni & Amal yang digelar selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 23–25 Januari 2026, bertempat di Rumah Gadang Gebu Minang Jawa Timur, Surabaya.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi ajang silaturahmi lintas budaya sekaligus penggalangan amal bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat. Beragam pertunjukan seni budaya Nusantara akan ditampilkan, mulai dari seni tradisional Minangkabau, Bali, Madura, Makassar, Palembang, hingga hiburan musik rakyat.
Rangkaian acara dimulai pada Jumat (23/1) pukul 16.00 WIB dengan pembukaan resmi, dilanjutkan hiburan dangdut artis lokal, Tari Bagurau, lelang Singgang Ayam dan Bolu, pertunjukan Silat Madura, Tari Bali, serta hiburan malam.
Pada Sabtu (24/1), kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pembukaan dan hiburan, dilanjutkan penampilan Tari Makassar, Tari Pasambahan, Musik Minang, lelang amal, pertunjukan angklung, Tari Palembang, hingga hiburan musik Minang oleh Ucok Sumbara dan Odi Malik.
Sementara pada Minggu (25/1), acara diisi dengan hiburan musik sejak pagi, dan malam berikutnya dilanjutkan dengan Pelantikan PKDP dan Pengukuhan IKAKKO AMAL, lelang amal, serta penampilan pamungkas Musik Minang oleh Ucok Sumbara dan Odi Malik.

Kegiatan kemanusiaan ini juga dihadiri oleh Ketua FK MABES (Forum Komunikasi Madura Bersatu) DPW Ahmad Farid, bersama Wakil Ketua DPW Malik Abdul Aziz Al Qodri, SH Kehadiran FK MABES menjadi simbol dukungan lintas organisasi dan lintas budaya dalam memperkuat solidaritas sosial serta persatuan bangsa.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sarana menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
Kegiatan ini dihadiri oleh PKDP Jawa Timur bersama Gebu Minang Jawa Timur (GMJT), FPK Jatim, IRMITS, IMAMI, Daram Sumbar LPMK Kota Surabaya, serta KBRC.
Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, berpartisipasi, dan ikut serta menyukseskan kegiatan kemanusiaan ini sebagai wujud nyata kepedulian, persatuan, dan kebersamaan dalam keberagaman.