Rehab SDN Pendabah 1 Kamal Belum selesai padabatas waktu, Papan Nama Proyek Belum Terpasang,Disdik harus tegas

BANGKALAN – Liputan Hukum Indonesia

Kondisi pembangunan di SDN Pendabah 1, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, memicu tanda tanya besar bagi warga dan wali murid. Proyek yang seharusnya bertujuan memperbaiki fasilitas pendidikan tersebut kini tampak dikerjakan secara serampangan.

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan adanya ketidakberesan dalam pelaksanaan proyek tersebut, di antaranya
Transparansi Dipertanyakan Papan Nama proyek di duga dari awal sepertinya tidak ada, Masih Porak-Poranda poin paling mencolok adalah kondisi SDN masih porak-poranda yang kemungkinan besar sudah melampaui batas waktu rehab.kalau menurut Sesuai aturan, papan proyek adalah instrumen penting sebagai bentuk transparansi anggaran publik kepada masyarakat.

Ketidak patuhan pada peraturan atau undang undang pembangunan banyak warga mengecam proyek tersebut harus di curigai,sebab dari awal sampai akhir tahun bahkan sampai melampaui tahun 2026 belum kelar atau serah terima kunci

Informasi ini membuat warga kesulitan mengetahui siapa kontraktor pelaksana, berapa nilai kontraknya, serta kapan batas waktu penyelesaiannya.

Selain masalah transparansi, pengerjaan fisik bangunan juga dinilai lambat. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pintu ruangan sekolah terpantau belum terpasang. Hal ini menyebabkan akses masuk ke ruangan terbuka bebas, yang tidak hanya mengganggu estetika namun juga berisiko terhadap keamanan aset sekolah yang ada di dalamnya.

Warga Desak Pemerintah Bertindak
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa proyek tersebut akan berakhir mangkrak atau berkualitas rendah.

Warga berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan segera melakukan peninjauan langsung ke SDN Pendabah 1 untuk memberikan teguran keras kepada pihak pelaksana.

“Kami ingin anak-anak belajar di gedung yang layak dan aman. Kalau pengerjaannya saja sudah terlihat tidak rapi seperti ini, bagaimana kualitas bangunannya nanti?” ujar salah satu warga yang sering melintas di area sekolah Jum’at (02/01/2026).

Hingga saat ini, pihak sekolah maupun kontraktor terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan rusaknya papan proyek dan keterlambatan pemasangan pintu tersebut.

(Aguslim/red)

Leave a Comment