Calo Masih Merajalela di Samsat Surabaya Timur, “Bebas Calo” dan “Polantas Menyapa” Dinilai Mangkrak

Liputan Hukum indonesia Samsat Surabaya Timur kembali jadi sorotan setelah pantauan sejumlah awak media pada Kamis, 8 Mei 2026, menunjukkan aktivitas calo yang masih bebas beroperasi di area parkir. Program *Polantas Polda Jatim* bertajuk *Samsat Bebas Calo* dinilai masyarakat belum lebih dari slogan.

Di lokasi, beberapa calo tampak berani menghadang wajib pajak yang baru tiba. Mereka langsung menawarkan jasa pengurusan di depan petugas piket, termasuk anggota *Provost Polda* dan petugas Samsat yang sedang bertugas. Tidak ada tindakan penertiban yang terlihat. Kondisi ini membuat publik berkesan praktik tersebut dibiarkan dan diamini.

Keluhan masyarakat pun menguat. Banyak yang menyebut ada pola *”Blokir di Loket, Lancar di Paket”*. Artinya, pengurusan normal di loket sering terhambat, sementara layanan lewat calo justru berjalan cepat dan terstruktur.

Situasi ini makin memunculkan pertanyaan tentang komitmen Polda Jatim. Program *Polantas Menyapa* yang sebelumnya dipaparkan sebagai bentuk pendekatan humanis dan pengawasan langsung ke lapangan, nyatanya tidak berjalan di Samsat Surabaya Timur. Tidak ada interaksi petugas untuk mencegah calo, apalagi penindakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Samsat Surabaya Timur maupun Polda Jatim terkait temuan di lapangan.

Jika dua program unggulan *Bebas Calo* dan *Polantas Menyapa* sama-sama tidak terlihat efeknya, publik wajar bertanya: apakah ini kebijakan yang serius, atau hanya pencitraan di atas kertas?

Jurnalis isw89

Leave a Comment