Bangkalan— Liputan Hukum Indonesia.id Pemberitaan terkait polemik pemeriksaan kendaraan oleh anggota Satlantas Polres Bangkalan kembali menjadi sorotan. Kali ini, pihak kepolisian memberikan klarifikasi tegas terkait narasi yang menyebut jajaran Humas Polres Bangkalan tidak merespons upaya konfirmasi Jurnalis.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Imtama, secara terbuka membantah informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima komunikasi dari wartawan yang dimaksud untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut.
“Saya tidak pernah dihubungi wartawan terkait persoalan itu,” tegas Ipda Agung Intama saat memberikan klarifikasi.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap narasi yang sebelumnya berkembang seolah-olah pihak Humas Polres Bangkalan telah diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi, namun memilih tidak merespons.

Dengan adanya bantahan tersebut, persoalan kini tidak hanya berkaitan dengan substansi pemeriksaan kendaraan di lapangan, tetapi juga menyangkut akurasi informasi mengenai proses konfirmasi kepada pihak kepolisian.
Dalam prinsip pemberitaan yang berimbang, konfirmasi menjadi bagian penting sebelum sebuah informasi dipublikasikan, khususnya ketika menyangkut institusi maupun personel kepolisian. Karena itu, klaim mengenai adanya upaya konfirmasi perlu dipastikan berdasarkan fakta dan bukti komunikasi yang sebenarnya.
Polres Bangkalan melalui Kasi Humas telah menyampaikan posisi resminya bahwa dirinya tidak pernah dihubungi wartawan terkait persoalan tersebut.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan. Setiap informasi tambahan yang disertai data atau keterangan yang relevan akan menjadi bagian dari upaya menjaga pemberitaan tetap berimbang, faktual, dan profesional.
(Aguslim)