UMKM DUSUN BAKALAN PONOROGO NAIK KELAS, DIDAMPINGI KKN UIN SUNAN KALIJAGA MASUK GOOGLE MAPS

PONOROGO LIPUTAN HUKUM INDONESIA ID– Langkah nyata digitalisasi UMKM dilakukan mahasiswa *Kuliah Kerja Nyata KKN 120 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta* di *Dusun Bakalan, Kabupaten Ponorogo*.

Melalui program *”UMKM Go Digital: Dari Lokal Jadi Global”* dalam *HaloBiz Project*, mahasiswa mendampingi pelaku usaha untuk mendaftarkan lokasi bisnisnya di *Google Maps* agar lebih mudah dijangkau konsumen.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan *Rabu, 19 Agustus 2026* secara door to door. Dari *10 pelaku UMKM* yang didampingi, sebanyak *5 usaha* berhasil terverifikasi dan kini sudah muncul di Google Maps.

*Permudah Konsumen Temukan UMKM Lokal*

Program ini digagas untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan teknologi dan memperluas jangkauan pasar. Dengan adanya titik lokasi di Google Maps, masyarakat maupun wisatawan kini dapat dengan mudah menemukan alamat, kontak, dan informasi dasar usaha.

*Lula Nurtsaniya Hasanah*, Koordinator Divisi Ekonomi KKN 120, mengatakan digitalisasi adalah kunci agar UMKM Dusun Bakalan bisa naik kelas.

“*UMKM Go Digital kami susun untuk membantu para pelaku usaha di Dusun Bakalan. Dengan adanya Google Maps, kami berharap usaha mereka bisa lebih dikenal secara luas, tidak hanya oleh warga sekitar tetapi juga konsumen dari luar wilayah*,” ujarnya, *Jumat (21/08/2026)*.

*Pendekatan Door to Door, Hasil Maksimal*

Tim KKN 120 tidak hanya memberikan materi. Mereka mendatangi langsung rumah pelaku UMKM, berdiskusi tentang kendala usaha, lalu mempraktikkan cara mendaftarkan usaha di Google Maps.

Google Maps dipilih karena gratis, mudah digunakan, dan menjadi aplikasi paling banyak dipakai masyarakat untuk mencari lokasi usaha.

*Pelaku UMKM Apresiasi Program KKN*
Program ini disambut antusias oleh warga. *Bu Srini*, salah satu pelaku UMKM, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“*Saya sangat merasa terbantu dengan adanya adik-adik KKN. Dengan bantuan mereka, usaha saya sekarang bisa lebih dikenal pembeli*,” tuturnya.

Hal senada disampaikan *Mbak Opi*, pelaku UMKM lainnya.
“*Adanya mahasiswa KKN yang mendigitalisasi usaha warga membuat kami merasa diperhatikan. Usaha kecil kami jadi dilihat dan dihargai*,” ujarnya.

*Target: UMKM Mandiri Go Digital*
Melalui pendampingan ini, mahasiswa KKN 120 berharap pelaku UMKM Dusun Bakalan dapat terus memanfaatkan ruang digital secara mandiri.

Langkah kecil ini diharapkan menjadi awal kebangkitan UMKM Dusun Bakalan untuk bersaing di pasar yang lebih luas, dari lokal hingga go global.

*[Jurnalis: Tim Media KKN 120 UIN Sunan Kalijaga( isw 89 )

-l

 

Leave a Comment